Kadis Pendidikan SBT Hadiri Wisuda PAUD di Kecamatan Tutuk Tolu

Kadis Pendidikan SBT Achmat Rumaratu memberikan selamat kepada siswa-siswi wisuda**

Bula,  dprd-serambagiantimur.co.id – Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Achmat Rumaratu menghadiri wisuda Purna Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Cabang Lembaga Paud, Gugus Paud 1 Mutiara dan Gugus Paud 2 Bintang Kecamatan Tutuk Tolu Kabupaten SBT di Desa Mateol, Sabtu,  (07/07/2018).

Acara wisuda dan perpisahan siswa PAUD itu berlangsung meriah. Seluruh siswa-siswi antusias memeriahkan acara yang paling bermakna tersebut selain itu juga di tampilkan tari kearifan lokal kecamatan tutuk tolu.

Selain Kepala Dinas, acara itu juga dihadiri Camat Tutuk Tolu, Bunda PAUD Kecamatan, Kapolsek Tutuk Tolu, Bunda Paud dan Guru se-Kecamatan Tutuk Tolu, Raja Negeri, Kepala-kepala Desa, Anggota TP PKK setempat, dan orang tua siswa serta Tokoh Agama yang sempat hadir.

Sambutan Kadis Pendidikan SBT Achmat Rumaratu**

Kepala Dinas Pendidikan Achmat Rumaratu, dalam arahannya menyampaikan, pendidikan usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar pertumbuhan anak sejak lahir sampai usia 6 tahun.

“Pada usia dini anak anak kita memperoleh masa perkembangan moral dan agama, perkembangan fisik, perkembangan kecerdasaan, perkembangan emosional, perkembangan bahasa, dan komunikasi. Untuk itu kepada orang tua, guru, harus memberikan sentuhan kasih sayang yang tulus agar anak anak kita tumbuh berkembangan dengan optimal,” ujarnya.

Rumaratu sangat senang melihat keceriaan anak-anak dalam acara tersebut. Mudah-mudahan kecerian anak-anak ini menjadi motivasi untuk mendidik mereka, ucapnya.

“Kepada anak-anak PAUD yang ada di kecamatan tutuk tolu Harapan saya ucapkan selamat, semoga menjadi anak bangsa yang cerdas, memiliki kemauan keras untuk belajar. Karena masa depan bangsa ada di tangan anak anak usia dini,” tegasnya.

Selain itu Rumaratu mengajak masyarakat tutuk tolu secara umum,  terutama Raja-Raja Negeri Kepala-kepala Desa dan Kepala Pemerinta Negeri Administratif Se-kecamatan Tutuk Tolu,  untuk sama-sama melihat dan melayani pendidikan di kecamatan tersebut dengan  baik.

“Pendidikan di kecamatan tutuk tolu  tidak mungkin jalan sendiri dan berhasil tanpa kerja sama masyarakat untuk membangun sumber daya manusia khususnya dalam  dunia Pendidikan Anak Usia Dini”, kata Rumaratu menutupi sambutanya. **

Momentum Halal Bi Halal di Siritaun Widatimur, Wakil Bupati Kunjungi Taman Baca Ketta

Wakil Bupati, Fachri Husni Alkatiri.** Foto/Humas

Bula, dprd-serambagiantimur.go.id – Disela-sela kunjungannya dalam merayakan Hala Bi Halal, Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri mengunjungai Lokasi pembangunan gedung Taman Baca (TB)  Keta di Desa Keta.

Seperti yang dirilis resmi Humas Pemkab SBT, Kamis (05/07) disebutkan, Wakil Bupati menghadiri Acara Halal bi halal di pantai Pasit Desa Keta Kecamatan Siritaun Widatimur, Rabu, 4 Juli 2018.

Koordinator Penyelenggaraan acara Halal bi halal Usman Bugis dalam lporannya mengatakan acara ini terlaksana melalui komunitas anak muda yang ada di Kec. Sirataun Widatimur.

Tujuannya agar masyarakat umumnya dan pemuda Siritaun Widatimur khususnya bisa bersilaturahmi, bersentuhan lansung dan bertukar pikiran dengan Pemerintah Daerah dalam hal membangun Kabupaten Seram Bagian Timur lebih khusus di Siritaun Widatimur.

Foto bersama Wakil Bupati SBT Fachri Husni Alkatiry
Bersama Mentor dan Pelajar TBK**

Usman menambahkan Tema dan konsep halal bil halal ini sedikit berbeda dari biasanya. Yang mana selalu di dalam gedung dengan nuansa yang resmi, namun kali ini lebih bernuansa outdor yakni di pantai pasit Desa Keta.

Kesengajaan memilih pantai pasit menjadi tempat kegiatan sekaligus mempromosikan salah satu objek wisata yang ada di kecamatan ini.

Menutup laporannya, usman berharap Pemerintah daerah bisa membantu pemuda kec. Siritaun Widatimur merealisasikan rencana menjadikan pantai yang ada di desa keta menjadi tempat rekreasi masyarakat pesisir.

Pada kesempatan yang sama. Camat Siritaun Widatimur Irman Lewataka dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan halal bi halal yang diselenggarakan oleh komunitas pemuda di Kec. Siritaun Widatimur.

“terkait dengan kondisi kami di Siritaun Widatimur pasca pemilihan kepala daerah tentunya ada gesekan gesekan, namun Alhamdulillah bisa teratasi dengan baik, Moment piala dunia menjadi salah satu alat peredam yang bisa mempersatukan masayrakat lebih pada kalangan anak muda. Dan pada kesempatan ini juga halal bi halal lebih mempertegas dan mencairkan suasana menjadi akrab dan akhirnya melupakan pilkada yang telah lewat beberapa waktu lalu,”Jelas Imran.

Wakil Bupati Fachri Husni Alkatiri, Lc., M.Si dalam sambutannya mengajak masyarakat dalam suasanya idul fitri ini untuk selalu menjaga silaturahmi, menajaga hubungan baik dengan keluarga, tetangga, orang tua tua, anak muda dan masyarakat umumnya.

Wakil Bupati mengingatkan bahwa walaupun kita berhubungan baik dengan Allah, rajin shalat, rajin berpuasa sunnah, rajin sedekah, namun ketika hubungan baik dengan sesama muslim masih belum baik maka sia sialah seluruh amalan yang di buat.

Dalam suasana kemeriahan halal bi halal panitia juga menyiapkan agenda dialog bersama pemerintah Daerah dengan tema semangat anak muda membangun negeri. Selain itu juga Wakil Bupati mengunjungan Lokasi pembangunan gedung Taman Baca Keta di Desa Keta.

Selain Wakil Bupati turut Hadir dalam kegiatan camat Siritaun Widatimur, kepala kepala Desa, perwakilan pemuda, Tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pendidikan dan masyarakat sekecamatan Siritaun Widatimur.**

LSM Kalesang Maluku Wilayah SBT Imbau Masyarakat Waspada Bencana Alam

Akibat tingginya curah hujan, Jembatan yang berada di Jalan Lintas Seram, Desa Kian, Kecamatan Kiandarat tersebut ambruk**

Bula, dprd-serambagiantimur.go.id – Ketua Lembaga Kalesang Lingkungan Maluku (LKLM) Wilayah Seram Bagian Timur, Somad Rumbalifar imbau masyarakat khususnya masyarakat Kota Bula untuk waspada ketika memasuki musim hujan seperti saat ini, bahkan di musim seperti saat ini hujan disertai angin kencang sering terjadi walaupun belum berpotensi kearah bencana alam yang lebih parah.

“Kepada masyarakat baik di kota Bula dan daerah lainya saya harap agar dapat berhati-hati, saat ini sudah memasuki musim penghujan dan musim timur. Kalau untuk para nelayan, saya rasa mereka sudah paham mengeni hal ini, karena nalurinya sebagai nelayan,” terang Rumbalifar, Kamis (05/07).

Melihat kondisi ini Rumbalifar juga mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten SBT untuk dapat menjaga lingkungan perkarangan rumah, khususnya disaluran pembuangan air, seperti parit-parit karena jika hujan deras turun dan parit-parit masih di penuhi sampah atau rerumputan maka laju air akan tertahan dan tergenang.

“Tidak lupa juga kita selalu mengingatkan kepada masyarakat agar dapat menjaga kebersiahan di lingkungan sekitar rumah. Salah satunya dapat membersihkan selokan atau parit, yang dikawatirkan ketika hujan turun air yang ada tidak dapatmengalir,” ingatnya.

Ketua Lembaga Kalesang Lingkungan Maluku (LKLM) Wilayah Seram Bagian Timur, Somad Rumbalifar**

Menurutnya, persiapan menghadapi musim hujan yang dilakukan warga kota Bula dan daerah lain di Kabupaten SBT antara lain dengan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya dan tidak membuang sampah sembarangan sehingga menyumbat saluran air.

Selain itu, lanjutnya, agar turut berpartisipasi dengan segera melaporkan kepada petugas dari Pemda setempat jika misalnya melihat ada pohon yang rawan tumbang, tanggul rawan jebol dan melihat kabel listrik yang membahayakan.

“Masyarakat atau lokasi yang sering kena banjir agar bersiap mengevakuasi diri, selain berkoordinasi dengan aparat setempat jika musim hujan itu menimbulkan banjir,” ujarnya.

Dia menjelaskan selama musim hujan, terutama saat puncaknya sekitar awal bulan ini, para pengendara di jalan agar selalu waspada dan berhati-hati untuk keselamatan diri dan orang lain, termasuk saat terjebak kemacetan lalu lintas.

Rumbalifar juga mengharapkan untuk mengantisipasi terjadinya banjir dan dampak musim hujan yang lainnya, Pemkab SBT harus segera melakukan apel siaga sebagai bentuk tanggap bencana.

Menurutnya dengan dilakukan Apel siaga oleh Pemda SBT untuk memastikan kesiapan seluruh petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta semua dinas dan instansi terkait di lingkungan Pemda SBT.**

 

Ketua DPRD SBT ingatkan ASN 21 juni mulai kerja

Foto Istimewa/dprd-serambagiantimur.go.id

Bula, dprd-serambagiantimur.go.id – DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), mengingatkan pemerintah Daerah (Pemda) agar menegaskan kepada seluruh ASN setempat untuk masuk kantor dan langsung melayani masyarakat pada 21 Juni.

“Sesuai dengan penetapan dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, cuti bersama dan libur nasional hanya sampai tanggal 20 Juni, jadi harus menjadi perhatian seluruh ASN,” kata Ketua DPRD SBT, Agil Rumakat saat di konfirmasi media ini, Selasa (19/06).

Dia mengatakan, karena cuti dan libur nasional yang diberikan waktunya panjang, maka pemerintah daerah, dalam hal ini Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten SBT, harus menegaskan tentang hal itu.

Rumakat, mengingatkan, pada apel hari pertama masuk kerja, usai libur panjang, absen harus dilakukan dengan teliti, supaya jangan ada yang sengaja tidak datang dengan alasan sakit atau lainnya.

“Aturan kan sudah jelas, sesuai dengan UU nomor 53/2010, tentang disiplin PNS hal tersebut sudah jelas diatur, jadi harus dipatuhi jangan pandang bulu,” katanya.

Rumakat mengingatkan sebagai pengawas jalannya pemerintahan, pihaknya mengingatkan agar para PNS segera masuk kerja dan melakukan tugas melayani masyarakat, karena banyak tugas menunggu.

Dia pun berharap aturan ditegakkan, jadi jika ada ASN yang sengaja tidak masuk kantor pada 21 Juni nanti, harus dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Dia mengatakan, libur panjang lebaran yang telah disiapkan pemerintah mulai 9-21 Juni 2018 untuk memberikan kesempatan kepada ASN agar betul-betul dimanfaatkan pegawai untuk semakin mempererat silaturrahmi dengan keluarga dan masyarakat.

“Dengan rentang waktu libur yang relatif lama tersebut seharusnya cukup memberikan kesempatan bagi masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan umat Islam ini,” ujar Rumakat.

Dia juga menilai, pemerintah sengaja memberikan waktu libur lebih cepat agar masyarakat memiliki waktu lebih banyak untuk mudik.

Hanya saja perlu diingat, kata dia, jumlah libur lebaran dapat digunakan tepat waktu alias tidak ada ASN yang menambah masa liburannya karena itu bisa berdampak pada pelanggaran aturan kepegawaian.

Politisi Golkar ini juga menyebutkan, perlu menjaga kondusifitas daerah agar tetap aman dan tenteram apalagi menjelang hari H pelaksanaan pilkada di Maluku.

“Kami berharap suasana kondusif tetap terjaga di Kabupaten SBT jelang hari pencoblosan. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketenteraman serta mari kita sukseskan pilkada dengan damai di tanah Ita Wotu Nusa,” pintanya.**