Ketua DPRD SBT ingatkan ASN 21 juni mulai kerja

Foto Istimewa/dprd-serambagiantimur.go.id

Bula, dprd-serambagiantimur.go.id – DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), mengingatkan pemerintah Daerah (Pemda) agar menegaskan kepada seluruh ASN setempat untuk masuk kantor dan langsung melayani masyarakat pada 21 Juni.

“Sesuai dengan penetapan dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, cuti bersama dan libur nasional hanya sampai tanggal 20 Juni, jadi harus menjadi perhatian seluruh ASN,” kata Ketua DPRD SBT, Agil Rumakat saat di konfirmasi media ini, Selasa (19/06).

Dia mengatakan, karena cuti dan libur nasional yang diberikan waktunya panjang, maka pemerintah daerah, dalam hal ini Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten SBT, harus menegaskan tentang hal itu.

Rumakat, mengingatkan, pada apel hari pertama masuk kerja, usai libur panjang, absen harus dilakukan dengan teliti, supaya jangan ada yang sengaja tidak datang dengan alasan sakit atau lainnya.

“Aturan kan sudah jelas, sesuai dengan UU nomor 53/2010, tentang disiplin PNS hal tersebut sudah jelas diatur, jadi harus dipatuhi jangan pandang bulu,” katanya.

Rumakat mengingatkan sebagai pengawas jalannya pemerintahan, pihaknya mengingatkan agar para PNS segera masuk kerja dan melakukan tugas melayani masyarakat, karena banyak tugas menunggu.

Dia pun berharap aturan ditegakkan, jadi jika ada ASN yang sengaja tidak masuk kantor pada 21 Juni nanti, harus dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Dia mengatakan, libur panjang lebaran yang telah disiapkan pemerintah mulai 9-21 Juni 2018 untuk memberikan kesempatan kepada ASN agar betul-betul dimanfaatkan pegawai untuk semakin mempererat silaturrahmi dengan keluarga dan masyarakat.

“Dengan rentang waktu libur yang relatif lama tersebut seharusnya cukup memberikan kesempatan bagi masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan umat Islam ini,” ujar Rumakat.

Dia juga menilai, pemerintah sengaja memberikan waktu libur lebih cepat agar masyarakat memiliki waktu lebih banyak untuk mudik.

Hanya saja perlu diingat, kata dia, jumlah libur lebaran dapat digunakan tepat waktu alias tidak ada ASN yang menambah masa liburannya karena itu bisa berdampak pada pelanggaran aturan kepegawaian.

Politisi Golkar ini juga menyebutkan, perlu menjaga kondusifitas daerah agar tetap aman dan tenteram apalagi menjelang hari H pelaksanaan pilkada di Maluku.

“Kami berharap suasana kondusif tetap terjaga di Kabupaten SBT jelang hari pencoblosan. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketenteraman serta mari kita sukseskan pilkada dengan damai di tanah Ita Wotu Nusa,” pintanya.**