Wakil Bupati SBT Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional

Bula, dprd-serambagiantimur.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT),  menggelar upacara Hari Kesadaran Nasional, di halaman kantor Bupati setempat, Selasa (17/7/2018).

Bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Wakil Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri, Lc., M.Si selain itu dihadiri Pimpinan dan Forkompimda, Staf Ahli, Asisten, kepala OPD dan Camat se-SBT.

Pelaksanaan Upacara yang dilaksanakan bulan Juli 2017 ini merupakan tindak lanjut undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah daerah dalam melakukan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan dan memberi kesadaran kepada aparatur sipil negara dalam melaksanakan tugas dan pengabdian pada negara dan daerah.

Dalam pidatonya, Wakil Bupati menyampaikan pemerintah daerah perlu mengoptimalkan fungsi-fungsi pemerintah seperti penataan lembaga pemerintah, membenahi sistem pelayanan, meningkatkan kualitas aparatur daerah dan mengevaluasi secara berkala atas pelaksanaan dan program kegiatan yang ada di perangkat daerah.

“Upacara yang kita selenggarakan setiap bulan ini janganlah di anggap sebagai formalitas belaka karena upacara dalam rangka memperingati hari kesadaran nasional ini seyogyanya memiliki nilai yang sangat luhur dalam membangkitkan semangat dan mengingatkan kita sebagai abdi masyarakat yang mempunya fungsi utama yaitu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” kata Alkatiry dalam pidatonya.

Lanjut Alkatiry, Dengan hari kesadaran nasional ini setiap aparatur sipil negara bisa menyadari dirinya sebagai pelayanan masyarakat dan bisa mengembangkan semangat patriotisme kebangsaan.

“Muda-mudahan dengan upacara ini bisa memberikan kesadaran kepada seluruh aparatu negara agar dapat melayani masyarakat dan dapat mengelola sebagai dinamika sosial yang ada di tenga-tengah kehidupan masyarakat secara arif dan bijaksana, sehingga setiap persoalan dapat di selesaikan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Alkatiry.

Dikatakanya, Untuk mewujudkan pelayanan tersebut setiap aparatur pemerintah khususnya di lingkungan pemerintah Kabupaten SBT harus meningkatkan kemampuan dan pemahaman dari setiap aparatur. Adanya penyimpangan dalam prakter pelayanan masyarakat tidak hanya di sebabkan oleh faktor kesengajaan namun sering terjadi karena adanya salah prosedur administrasi dan bedanya pemahaman terhadap peraturan.

“Oleh karena itu saya menghimbau kepada setiap aparatu pemerintah agar dapat memahami sebuah peraturan dengan baik. Melalui berbagai sosialisasi, bintek, dan penandatanganan fakta integritas yang telah dan akan kita lakukan. Saya berharap kesalahan-kesalahan tersebut bisa hilang,” harap Alkatiry.

Ditambahkannya, Dalam melayani masyarakat fenomena yang berkembang saat ini pada umumnya yakni tuntunan masyarakat terhadap sikap dan aparatur pemerintah yang ramah, santun dan bersifat mengayomi jauh dari sikap arogan dan ingin menang sendiri. Untuk itu di harapkan setiap organisasi perangkat daerah berkewajiban dan mengingatkan kualitas pelayanan dan melaksanakan tugas pemerintah, melakukan kajian secara mendalam baik secara administratif maupun normatif terhadap tugas dan fungsi.

“Saya selaku pimpinan daerah senatiasa memberi apresiasi yang tinggi terhadap kinerja segenap aparatur dalam lingkup pemerintahan kita ini. Namun saya mengingatkan kita semua bahwa penilaian bukan hanya dari kita secara internal namun masyarakat adalah unsur utama yang merasakan dan melakukan penilaian terhadap bagaimana kualitas kerja dan pelayanan yang kita lakukan,” pungkas Alkatiry.

Dalam rangka memperingati dan memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan republik Indonesia yang ke- 73, sesuai dengan edaran mentri sekretaris negara RI, diharapkan kepada seluruh ASN memasang bendera merah puti dirumah masing-masing dan kepada camat se-Kabupaten SBT dapat menghimbau warga masyarakat sekitarnya selama 1 bulan yang dimulai tanggal 1 sampai dengan 31 agustus 2017, himbauan Wakil Bupati.**