Setujui Anggaran Tunjangan Rp 40 Miliar, Dewan Berharap Pemda SBT Terapkan Absen Elektrik

Foto Istimewa.**

BULA, DPRD-SERAMBAGIANTIMUR.GO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, telah menyetujui anggaran senilai kurang lebih Rp 40 miliar untuk meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT.

Melalui pengalokasian anggaran Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) senilai puluhan miliar tersebut, Dewan berharap kinerja ASN makin meningkat, terutama dalam hal disiplin.

Ketua Komisi C DPRD SBT Arobi Kelian kepada media ini di Bula, Rabu (3/7/2019), memastikan pihaknya telah menyetujui anggaran penghasilan tambahan untuk ASN senilai kurang lebih 40 miliar rupiah. Anggaran tersebut digelontorkan pada APBD 2019, di mana besaran tunjangan dihitung berdasarkan jam kerja masing-masing ASN yang dapat dikontrol melalui daftar hadir dan laporan kinerja harian.

“Saya kira kita semua tahu lah, seperti apa kinerja ASN selama ini. Saya selalu bilang dalam rapat-rapat dewan bahwa yang bisa merubah kinerja pemerintah daerah itu adalah pemerintah daerah sendiri. Artinya, kalau jam kantor dimulai dari jam 8, harusnya jam 8 ASN sudah datang ke kantor agar pelayanan pemerintahan berjalan dengan baik, tidak ada antre-antrean. Sampai sekarang kan masih seperti itu, undangan rapat jam 9 bisa molor sampai jam 11, ini tidak baik bagi daerah,” ujar Kelian, yang juga Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten SBT.

Olehnya, Kelian yang kembali terpilih lagi menjadi wakil rakyat berharap, Pemkab SBT dapat kembali memberlakukan absen elektrik atau absen finger yang tidak lagi berfungsi sekian tahun untuk menegakkan disiplin ASN. Dengan pemberlakuan absen elektrik, Kelian yang mengetuai komisi bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, energi dan mineral ini yakin kinerja ASN makin meningkat karena terkontrol setiap hari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Syarif Makmur sebelumnya kepada RRI menargetkan, pada bulan Juni ini,  Pemkab SBT akan menyalurkan tunjangan penghasilan kepada seluruh ASN. Besaran tunjangan yang diterima masing-masing ASN menurut sekda, dihitung sesuai dengan volume kerja yang dapat dipertanggungjawabkan melalui laporan kinerja harian.

Terkait dengan pemberlakuan absen elektrik,  sekda mengatakan tahun 2020 baru akan diberlakukan.**