Pembangunan Dermaga Tidak Tuntas, GMPP Demo DPRD

Bula, dprdserambagiantimur.go.id — Puluhan pemuda dan Mahasiswa asal Kecamatan Pulau Panjang Kabupaten SBT yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Pelajar Mahasiswa Pulau Panjang (GMPP), datangi Kantor DPRD SBT guna mempertanyakan terkait kelanjutan pembangunan Dermaga pelabuhan laut yang dinilai belum tuntas dibangun.

Dermaga yang dibangun pemerintah pada tahun 2014 di Desa Magat kec. P. Panjang itu belum dapat dimanfaatkan masyarakat setempat lantaran belum tuntas dibangun. Hal ini disampaikan orator GMPP dihadapan Ketua DPRD SBT Noaf Rumau bersama sejumlah Anggota DPRD saat menemui pendemo di pelataran Kantor DPRD SBT, Kamis (18/03/2021).

Dihadapan Wakil Rakyat ini, salah satu Orator GMPP Faisal Rumalean dengan lantang menyampaikan pentingnya kelanjutan pembangunan dermaga di Pulau Panjang itu dikarenakan selama ini masyarakat masih menggunakan transportasi longboad sebagai Dermaga ketika mereka ingin Ke Bula atau Kota Ambon.

” Kamong (Kalian) tau ka (apa) seng (tidak)? Selama ini masyarakat pulau panjang paling menderita, dermaga ini selain mempermudah akses masyarakat untuk pergi ke bula dan ke Ambon, juga bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat di sana”,  kesal Rumalean denga tegas

Dalam beberapa orasi, para pendemo juga menyampaikan bahwa sebelum datangi DPRD, mereka juga melakukan orasi dan penyampaian tuntutan serupa ke pemerintah daerah dan ditemui langsung oleh Bupati SBT Abdul Mukti Keliobas.

 kata Faisal dalam orasinya, Bupati Mukti Keliobas dihadapan GMPP berjanji akan melanjutkan pembangunan Dermaga itu pada tahun 2022 nanti.

Berorasi selama kurang lebih 1 jam, para pendemo membacakan tujuh poin tuntutan dan menyerahkan kepada Ketua DPRD SBT Noaf Rumau yang didampingi beberapa anggota DPRD saat menemui pendemo.

Menanggapi tuntutan dan orasi pendemo, dihadapan pendemo ketua DPRD menyampaikan terima kasih dan apresiasi, karena GMPP sudah mengingatkan DPRD terkait kelanjutan pembangunan dermaga di Pulau Panjang. Noaf juga pada awak media berharap Bapeda SBT dalam penyusunan rencana pembangunan tahun anggaran 2022 mendatang memasukkan kelanjutan pembangunan dermaga Pulau Panjang dalam batang tubuh APBD.

” Sesuai tuntutan teman-teman pendemo, yang mana sudah disampaikan juga ke Pemda, dan Bupati juga meresponi itu, bahwa beliau akan menganggarkan untuk dibangun di 2022, ini satu langkah positif yang disambut oleh Bupati. Nah selaku Ketua DPRD sangat mendukung itu, demi kepentingan masyarakat di sana”, jelas Rumau

Untuk diketahui, tujuh poin tuntutan Gerakan Mahasiswa Pemuda Pelajar (GMPP) Kecamatan Pulau Panjang tersebut, yakni ” meminta Pemda dan DPRD SBT melanjutkan pembangunan dermaga, mendesak DPRD menyikapi dengan serius dermaga Pulau Panjang, meminta pertanggungjawaban tujuh fraksi di DPRD atas rekomendasi kelanjutan pembangunan dermaga.

GMPP juga mendesak DPRD SBT menyurati kepala dinas perhubungan untuk mengevaluasi pembangunan dermaga Pulau Panjang, jika tidak dilakukan sebagaimana yang dijanjikan, atas nama masyarakat pulau panjang, GMPP akan menolak semua kunjungan Pemda dan DPRD SBT ke Kecamatan Pulau Panjang dalam agenda apa pun. (Gia)