Pansus III DPRD SBT, melakukan Kunjungan ke Kabupaten Banjar




Foto bersama Pansus III DPRD SBT bersama staf Ahli Bupati Bidang Kemasasyarakatan di Ruang Kerja Bupati Banjar, Selasa (21/5)** Foto/Iwan Day
Suasana Rapat.

Bula, dprd-serambagiantimur.go.id – Studi Otonom Pansus III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Provinsi Maluku ke Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (21/5/2019).

Kunjungan kerja Pansus III DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur tersebut membahas terkait tiga peraturan daerah diantaranya rancangan peraturan daerah tentang kawasan tanpa rokok, rancangan peraturan daerah tentang prostitusi, rancangan peraturan daerah tentang Khatam Quran bagi peserta didik pada SD dan SMP di Kabupaten SBT.

Kunjungan kerja (kunker) ronbongan Pansus III DPRD Seram Bagian Timur, Maluku, disambut ramah oleh Bupati Banjar diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM H Masruri.

Bertempat di ruang kerja bupati, pertemuan berlangsung sekitar dua jam dalam suasana kekeluargaan.

Masruri didampingi sejumlah pimpinam SKPD di antaranya Kadispora Rahmat Dhani dan Kepala Satpol PP H Muhammad Ali Hanafiah.

Masruri menuturkan ada enam peraturan daerah (perda) bernuansa syariah yang diberlakukan Pemkab Banjar guna menopang kehidupan masyatakat yang religiuas. Hingga kini perda tersebut terlaksana lancar dan mampu memberikan manfaat positif terhadap pembangunan di segala bidang.

 

Keenam perda tersebut meliputi perda nomor 4 tahun 2004 tentang khatam Alquran. Perda ini diberlakukan pada peserta didik pada jenjang sekolah dasar dan menengah.

Seluruh peserta didik (Islamg wajib menguasai baca tulis dan khatam Alquran tiap kali hendak menyelesaikan jenjang pendidikan. Minimal hafal surat-surat pendek. Begitu juga pelajar jenjang SMP dan SMA sederajat, sebelum kelulusan wajib khatam Alquran.

“Setidaknya hafal 19 surat-surat pendek Alkatsur hingga Annas. Jadi, saat lulus SD/SMP mampu jadi imam tarawih, sedangkan lulusan SMA mampu jadi imam salat Jumat,” sebut Masruri.

Senada Masruri, F. Alimudin Kolatlena Anggota Pansus III DPRD Kabupaten SBT menyampaikan, Studi otonom yang di lakukan bersama pemda banjar terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Khatam Al-qur’an bagi pelajar SD dan SLTP di Kabupaten SBT.

“Jadi kunjungan ini merupakan langkah untuk kita semua berharap agar anak-anak kita di Kabupaten SBT dapat melaksanakan kegiatan wajib yang di perintahkan Allah SWT, selain itu juga dapat menopang kehidupan mereka nantinya,” tutur Kolatlena.

Kunjungan ini bertujuan besar agar Siswa SD kelas enam setelah tamat sekolah harus memiliki sertifikat khatam quran baru bisa masuk ke jenjang sekolah SMP dan Siswa SMP juga tamat harus memiliki sertifikat khatam quran baru masuk ke jenjang SMA/MA.

Selain itu setiap siswa di wajibkan sebum ujian harus di uji membaca Al-qur’an dan memiliki sertifikat khatam quran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten SBT, selain itu kunjungan ini juga membahas tentang Perda kawasan tampa merokok.

Hadir Dalam Kunjungan tersebut, Ketua Pansus III Bahrum Wadjo, Anggota Pansus III F. Alimudin Kolatlena, Abubakar El, Syarif Usman, Abd Mudamir Rumaday, Abd Halik Rumalowak, dan Salim Alhamid sementara SKPD Mitra Pansus III yang hadir Kesra yang di wakili oleh Kasubag Keagaamaan Sahmar Rumbouw, dan Staf Setwan Kabupaten SBT. Sanggat di sayangkan Kadis Pendidikan dan Kadis Kesehatan tidak hadir dalam kunjungan tersebut padahal perda ini dua dinas tersebut yang menyentu secara langsung.**

Editor/Penulis : Baim Rumadaul