LUAR BIASA !! PESAN REVOLUSI MENTAL KENTAL DALAM KEMAH BUDAYA DI SBT

Foto bersama dewan juri lomba pidato dan peserta final lomba cerdas cermat Kemah Budaya Cabang Tahun 2018.**Foto/Im

Bula, dprd-serambagiantimur.go.id –¬†Penguatan karakter bangsa menjadi salah satu butir Nawacita yang dicanangkan Presiden Joko Widodo melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental. Komitmen ini pun, ditindaklanjuti dengan arahan Presiden kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengutamakan dan membudayakan pendidikan karakter di dalam dunia kepramukaan.

Atas dasar hal diatas, panitia Kemah Budaya Cabang Tahun 2018 menggelar cerdas cermat yang di ikuti perwakilan Kontingen Kwartir Ranting dari 15 kecamatan dalam pentas perkemahan tersebut.

Panitia Kemah Budaya Cabang (KBC) 2018 Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Gelar Lomba Cerdas Cermat di bumi perkemahan gumumae yang dilakuka di Kabupaten SBT tahun ini merupakan penyelenggaraan yang pertama kalinya dan memberikan dampak positif bagi seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Pesrta kemah saat menganyam atap rumah dari daun pohon sagu.**Foto/Im

Mengusung tema Negeriku Ita Wotu Nusa, Negeriku Para Raja, Kaya Budaya, Berjiwa Patriot mempertegas Jati Diriku sebagai Generasi Penerus Bangsa.

Apresiasi budaya bangsa sendiri, menjaga kekayaan budaya bangsa,rela berkorban, unggul, dan berprestasi, cinta tanah air, menjaga lingkungan,taat hukum, disiplin, menghormati keragaman budaya, suku,dan agama merupakan subnilai nasionalis yang harus ditanamkan dalam setiap benak generasi muda bangsa Indonesia.

Panitia KBC berupaya mempererat persatuan bangsa melalui momen-momen kreatif untuk mempertemukan mereka para generasi bangsa yang terpisah oleh jarak dan perbedaan untuk bersatu dan saling menghargai satu sama lain.

Dalam Kegiatan ini para peserta lomba berkompetisi dan adu pengetahuan tentang kebudayaa dan sejarah perjuangan kepramukaan, selain itu para peserta juga di latih dalam membuat karya seni dari tangan-tangan terampil berupa anyaman atap rumah khas Ita Wotu Nusa khususnya di Provinsi Maluku.

Dari pantauan media ini selain diadakan cerdas cermat anak-anak juga dilatih panitia dalam membuat atap rumah dari daun pohon sagu.

Kabupaten SBT merupakan daerah beriklim tropis yang terletak di wilayah paling timur Indonesia. Selain kaya akan khazanah budaya, Kabupaten SBT juga dikenal memiliki sumber daya alam berlimpah. Baik itu dapat diperbaharui (renewable) maupun tidak dapat diperbaharui (unrenewable).

Ketersediaan ini tentunya harus berimbang dengan sumber daya manusia. Hasil alam semestinya dikelola dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan kekayaan dan budaya tersebut panitia KBC 2018 berupaya melatih dan mendidik peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten SBT ini agar mereka menjadi manusia yang selalu mempromosikan budaya dan karyanya di mata masyarakat dan anak-anak lain yang ada di indonesia.**