Ketua DPRD SBT Himbau Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Pileg dan Pilpres

Foto Istimewah DPRD Kabupaten SBT.**

Bula, dprd-serambagiantimur.go.id – Ketua DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur
(SBT), Agil Rumakat, SP mengatakan stabilitas
keamanan dan silaturahmi masyarakat sangat penting
dalam menyambut Pileg dan Pilpres pada bulan april
2019. Karena itu, dia meminta masyarakat bersama
pihak keamanan ikut terlibat mengantisipasi
berbagai potensi kerawanan dan menjaga hubungan
kekeluargaan antar sesama.

“Perlu saya sampaikan selain Polri dan TNI
masyarakat juga ikut ambil menjaga keamanan di
negeri masing-masing,” ujar Rumakat, Sabtu
(12/1/2019).

Hal ini, di karenakan Stabilitas keamanan maupun Stabilitas social politik harus terjaga dengan baik, agar penyelenggaraan pesta demokrasi tidak berdampak pada konflik.

Lanjutnya, Berbeda politik boleh akan tetapi
hubungan kekeluargaan kita perlu jaga, jangan sampai
kita terpecah belah karena politik,” kata Rumakat
yang juga Ketua Harian DPD Golkar SBT tersebut.

“Kondusifitas daerah ini sangat penting, jangan sampai pesta demokrasi dinodai oleh kericuhan dan perpecahan antara satu sama yang lain,” harapnya.

Dia juga menambahkan, Jangan jadikan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang sudah di depan mata kita akan merusak hubungan kekeluargaan, karena sebagai masyarakat kita hanya memberikan kewajiban sebagai warga Negara untuk memberikan hak suaranya kepada siapa yang dianggap bias memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Rumakat menyatakan hal serupa saat menghadiri
melakukan reses bersama masyarakat Kecamatan Kilmury,
pada 31 Desember 2018 yang lalu. Menurutnya, hubungan
antar sesama masyarakat yang baik dengan pihak
keamanan diantaranta TNI-Polri akan membuat
penyelenggaraan Pemilu 2019 berjalan kondusif.

“Untuk menjadikan negeri kita yang damai dari dampak
pesta Demokrasi tahun 2019 bukan saja menjadi catatan
penting bagi TNI-Polri saja tetapi juga menjadi
catatan kita bersama,” terang Rumakat.

Ditambahkanya, Kedewasaan para elit politik juga
dalam menjaga suasana kebatinan di kalangan
pendukungnya agar tidak rusuh dan melakukan tindakan
anarkistis.

Lebih jauh politikus Partai Pohon Beringim ini
menyampaikan penggunaan politik identitas dalam
meraih simpati publik bukan hanya sedang
dihadapi oleh Kabupaten SBT. Berbagai daerah lain di
indonesia juga sedang menhdapai masalah serupa.

“Penggunaan Politik identitas dalam politik sangat
berbahaya. Tak jarang implementasinya di lapangan
bisa melahirkan konflik dan kekerasan di antara
kelompok masyarakat. Pada akhirnya tatanan negeri
yang kita rawat bersama dengan susah payah bisa rusak
seketika,” kata Rumakat.

Sebagai Ketua DPRD Kabuoaten SBT, berharap juga
kepada TNI-Polri agar fokus menjalankan tugas dan
fungsinya.

“Saya yakin berbagai dinamika politik bisa
diminimalkan. TNI-Pilri yang di tugaskan oleh
negara menjadi teladan, bukan hanya bagi warga
masyarakat, tapi juga bagi elit politik agar
bisa menjadi peneduh bangsa ini,” tegas Rumakat.**