Kabupaten SBT Dapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah Pelaksanaan Hari Air Sedunia

Bula, dprd-serambagiantimur.go.id  –  Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah peringatan Hari Air Dunia ke-26. Rencananya peringatan tersebut akan dipusatkan di Kota Bula  digawangi Lembaga Kalesang Lingkungan Maluku (LKLM) dan didukung  pemerintah setempat. Selain diharapkan dapat membangkitkan semangat kebersamaan, sinergitas dan komitmen guna mendorong terwujudnya upaya penyelamatan danau yang ada di Kabupaten SBT sekaligus pula mempromosikan kabupaten dengan julukan Ita Wotu Nusa itu .

Somad Rumbalifar, Ketua Organizing Comite peringatan Hari Air Sedunia di Kabupaten SBT, saat dikonfirmasi media ini via telefon, Rabu (07/02)  mengatakan, hingga saat ini berbagai persiapan terus dilakukan guna menyukseskan kegiatan yang bertaraf Nasional tersebut.

Langkah persiapan yang telah dilakukan diantarannya, koordinasi dengan pemerintah Provinsi Maluku dan pemerintah Pusat dan pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur serta sejumlah pihak yang mengambil alih dalam kegiatan tersebut.

Rumbalifar yang juga ketua Lembaga Kalesang Lingkungan Maluku wilayah Kabupaten SBT itu mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi tersebut, pemerintah provinsi Maluku akan mendukung peringatan hari Air Sedunia itu nanti.

“Dalam waktu dekat akan ada pertemuan lanjutan dengan Sekda Maluku serta kepala dinas terkait guna membicarakan teknis kegiatan yang akan berlangsung di Kabupaten SBT nantinya,” kata Rumbalifar.

Selain pemerintah provinsi Maluku, lanjutnya koordinasi juga telah dilakukan dengan pemerintah pusat. Deputi IV Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, Eko Sulistyo dijawadlkan akan hadir sebagai Keynote Spekaer pada peringatan hari Air Sedunia tersebut. Selain itu, langkah koordinasi juga akan dilakukan dengan pemerintah pemerintah kabupaten Seram Bagia Timur.

Sesuai jadwal, peringatan hari Air Sedunia akan digelar selama tiga hari yakni pada tanggal 21 sampai dengan tanggal 23 Maret 2018 dengan sejumlah kegiatan diantaranya, Dialog tentang hari Air Sedunia, Kampanye Peduli Air Bersih, dan Penanaman pohon.

“Ini menjadi momentum untuk wujudkan partisipasi dalam proses pembangunan. Kita akan terus membantu pemerintah dalam pembanguann dengan menyikapi masalah lingkungan serta maslaah air bersih,”  tegasnya.

Ditambahkan, moment ini juga harus djadikan sebagai salah satu upaya percepatan penyelamatan danau atau sungai  yang saat ini  oleh masyarakat dijadikan tempat pembuangan sampah.

“Dengan peringatan hari air sedunia yang di pusatkan di kota Bula ini hendaknya dapat memberikan motivasi dan dorongan dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan hidup yang lebih baik,”  tutup Rumbalifar.**  (Baim)