DPRD Dukung Rencana ‘Mangente Wakate’

Bula, dprd-serambagiantimur.go.id – DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mendukung rencana pelaksanaan Mangente Wakate yang rencananya digelar pada November tahun ini.

Kegiatan ini dinilai menjadi salah satu momentum mempromosikan wisata di Kabupaten SBT.

Sekadar diketahui, Mangente Wakate adalah kegiatan yang diinisiasi komponen pemuda, mahasiswa dan masyarakat Wakate untuk mewujudkan peran dalam proses pembangunan, terutama pembangunan di Kecamatan Watubela Kesui dan Teor.

“Merespon dinamika kekinian, peran aktif masyarakat dalam pembangunan sangat penting. Apalagi dari sisi pariwisatanya akan berdampak baik,” kata Kolalena, Rabu 13 Februari 2019.

Alimudin Kolatlena yang merupakan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten SBT ini mengungkapkan, pihaknya mendukung rencana pelaksaan kegiatan tersebut.

“Makanya waktu kunjungan ke Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Minggu kemarin, sempat jadi topik diskusi dengan Dispar provinsi, meski bukan merupakan agenda pertemuan, karena komisi memang merespon rencana kegiatan ini secara positif dan insya Allah akan kita dorong,”ungkap Ketua Fraksi Gerindra ini.

Kolatlena mengatakan, selain pariwisata, Mangente Wakate juga akan membawa dampak positif bagi pembangunan bidang lain, diantaranya infrastruktur transportasi dan kekurangan lainnya yang membutuhkan perhatian serius semua pihak, terutama pemerintah.

“Yang ingin kita tangkap dari momen Mangente Makate, efeknya akan kemana-mana.  Jika dilaksanakan dengan baik, pariwisatanya dapat, pun soal  yang lain seperti kekurangan insfratruktur, akses dan lainnya,”jelasnya.

Terkait respon Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Kolatlena mengakui ada respon yang sangat baik. Bahkan, Dinas Pariwisata berharap ada even pariwisata di kabupaten/kota terus dilakukan, agar potensi wisata terus dipromisikan.

Dinas Pariwisata menilai, Kabupaten SBT masih sepi even pariwisata dibanding kabupaten/kota lain di Maluku.

“Kecuali Festival Kataloka yang rutin dilakukan. Respon Dinas Pariwisata sudah positif. Tinggal panitia, kedepan dapat menindaklanjutinya dengan berkoordinasi dengan Dispar provinsi,”ungkapnya.(MB)**