Arobi Kelian Mengecewakan Kadis Pendidikan Soal Penundaan Hasil Tes Kontrak 2018

Arobi Kelian, S.Sos
                    Ketua Komisi C DPRD SBT

Bula, dprd-serambagiantimur.go.id – Komisi C Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Provinsi Maluku, mengungkapkan kekecewaan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Seram Bagian Timur, Achmad Rumaratu terkait pengumuman hasil tes guru kontrak yang sampai saat ini belum dilakukan.

 

 

 

 

 

Arobi Kilian selaku ketua Komisi C sangatlah merasa kecewa dengan kinerja Dinas Pendidikan sebab isu politik yang berkembang di Masyarakat bahwa pengumuman hasil tes guru kontrak akan dilakukan setelah pilgub.

“Saya kemana saja masyarakat selalu menanyakan tentang pengumuman tes guru kontrak, kalau kalian dari Dinas sudah mengetahui bahwa Tahun Ajaran 2017/2018 sudah mau berakhir kenapa lagi harus melakukan Tes, kenapa tidak tunda saja” sesal Kilian” Ungkapnya Ketua Komisi C DPRD SBT Arobi Kelian.S.sos) Rabu ( 23/5/2018)

Menurut, Kelian dirinya tidak setuju dilakukan penundaan pengumuman hasil tes guru kontrak, walaupun Kadis Pendidikan mengatakan ditundanya pengumuman ini karena alasan tahun ajaran 2017/2018 yang sudah mau berakhir jadi akan dilakukan pengumuman pada akhir bulan juni atau diawal bulan Juli.

” Saya menolak alasan itu, karena kebiasaan yang terjadi di kabupaten ini kalau pengumuman dilakukan pada akhir bulan juni belum tentu guru kontrak yang lolos itu mendapatkan SK pada bulan itu juga, nanti satu dua bulan kedepan baru dapat SK,

“Nah hal ini dari sisi anggaran daerah dirugikan, dan juga selama dua bulan ini terjadi kekosongan disekolah-sekolah, sehingga kami dari Komisi C mengharapkan agar pengumuman tes guru kontrak ini segera dilakukan diawal bulan Juni ini,” tegas Kelian.

Arobi Kelian yang juga Politisi PDI – Perjuangan mengharapkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Agar dilakukan pemerataan guru-guru disetiap Sekolah baik SD maupun SMP, terutama di Daerah-Daerah yang terisolir seperti Garogos, kidan, dan beberapa desa lainnya, Kilian menambahkan kalau perlu berikan tunjangan yang lebih kepada para guru agar mereka bersemangat menjalankan tugas” tutup Kelian**