Anggota DPRD Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran

Ahmad Voth, S.Sos
Sekertaris Komisi C DPRD SBT

Bula, dprd-serambagiantimur.go.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Ahmad Voth, meminta masyarakat tetap mewaspadai dan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya menjelang Lebaran. Kondusivitas dan kestabilan keamanan yang sudah berlangsung harus tetap terjaga dengan baik agar meningkatkan kewaspadaan menjelang Lebaran 1439 H. Sebab biasanya, memasuki perayaan Idul Fitri, aksi kriminalitas pun meningkat.

‘’Biasanya muncul potensi aksi kriminalitas menjelang Lebbaran karena desakan kebutuhan ekonomi yang meningkat, sedang kemampuan ekonomi masyarakat berbeda-beda. Maka kita tidak boleh lengah dan tetap harus mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,’’ kata Ahmad Voth, Rabu (30/05).

Kabupaten SBT, menurut anggota Komisi C itu, merupakan kabupaten yang memiliki keberagaman, baik dari etnis maupun budaya, tetapi tetap mampu menjaga kerukunan. Hal itu dinilai luar biasa dan bisa menjadi modal menjaga persatuan dan kesatuan di lingkungan masyarakat.

“Penuh keberagaman sekalugus kerukunan. Ini luar biasa. Meski begitu, Pemerintah Kabupaten SBT dan seluruh elemen yang terkait tidak boleh lengah dengan kondisi keamanan dan kerukunan yang sudah tercipta tersebut,” tuturnya.

Sekertaris Komisi C DPRD Kabupaten SBT ini pun mengusulkan, untuk mengantisipasi potensi kerawanan kriminalitas di masyarakat diharapkan agar dilakukan patroli oleh pihak yang berwenang yang dilaksanakan hingga di tingkat kelurahan bahkan perkampungan.

Voth juga menyebutkan, meningkatnya kebutuhan menjelang Idul FItri,  merupakan penyebab tingginya angka kriminalitas. Pasalnya, orang cenderung melakukan apa pun guna mendapatkan uang.

Kriminalitas jelang Lebaran biasanya terjadi di beberapa pusat keramaian, seperti pasar, Mall dan tempat lainnya. Masyarakat diminta berhati-hati,  dan meningkatkan kewaspadaannya menjelang Hari Raya Idul Fitri. Jenis kriminalitas yang meningkat biasanya pencurian, perampokan agar segera mendapatkan uang tunai.

Selain itu,  meningkatnya angka kriminalitas juga diakibatkan lantaran pengangguran dan ketimpangan sosial yang cukup tinggi sehingga menjadi pemicu kriminalitas.

Bahkan, pengangguran untuk saat ini mempunyai ciri khas yaitu didominasi oleh mereka yang berpendidikan tinggi. “Tak jarang, kriminalitas dengan teknologi juga semakin marak,” ungkapnya.**