Anggota Dewan Kabupaten SBT Tes Kesehatan Untuk Bisa Ikut Mencaleg Kembali

Suasana tes*Foto Im

Bula, dprd-serambagiantimur.go.id – Anggota Dewan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), melakukan pemeriksaan kesehatan atau general check up di RSUD Bula, Jumat (13/7). Menurut salah satu anggota, pemeriksaan ini sebagai syarat untuk bisa kembali mencaleg.

Pemeriksaan kesehatan yang diikuti beberapa anggota dewan ini dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula Kabupaten SBT.

Nuzul Rumain, salah satu anggota dewan kabupaten SBT yang dimintai tanggapannya terkait pemeriksaan kesehatan ini mengatakan, bahwa pemeriksaan ini dilakukan sebagai salah satu syarat untuk bisa ikut kembali mencaleg.

“Untuk macaleg lagi. Jadi harus periksa kesehatan,” katanya.

Dalam foto tersebut Nuzul Rumain salah satu Anggota DPRD SBT Aktif sedang melakukan tes kesehatan di RSUD bula**Foto Im

Para anggota dewan ini selanjutnya mengikuti tes kejiwaan dan tes narkoba selain pengambilan darah atau berbadan sehat. Para wakil rakyat ini juga terlihat sibuk mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari pihak kepolisian.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan anggota dewan ini diakui oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten SBT, Junedi Mahad sebagai salah satu syarat untuk bisa ikut mencaleg.

“Iya ada persyaratan berkas keterangan dari instansi terkait,” katanya saat dikonfrimasi melalui WhatAspp, Jumat (13/7).

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti usia harus lebih dari 21 tahun, sudah tidak aktif sebagai PNS, tidak memakai narkotika serta lain-lain.

Selain itu ada kuota khusus untuk caleg perempuan yang harus dipenuhi oleh partai politik yang mengikuti pemilu pada tahun 2019 nanti.

Ditanya soal berapa kuota caleg untuk perempuan nantinya, Junedi Mahad menambahkan kuota khusus untuk caleg perempuan ini minimal 30 persen perdapil.

“Iya minimal 30 persen perdapil,” tambahnya.

Selain itu parpol juga harus terlebih dahulu mengimput data pengajuan bakal calon dan data calon ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon) sebelum melakukan pendaftaran Caleg.

Kemudian sesuai PKPU 20 tahun 2018 tentang pencalonan, Parpol mesti menginput dulu ke Silon (sistem informasi pencalonan) data pengajuan bakal calon dan data calon serta menggunggah dokumen calon sebelum melakukan pendaftaran ke KPU.**